Profile

Profile

Dahulu kala saat desa kebandungan masih ladang hutan belantara datangla dua orang nenek dan kakek. Kakek tersebut bernama mbah Bandung, mereka mulai bercocok tanam di ladang hutan belantara tersebut. Mereka tidak mengenal lelah bercocok tanam sehinggaa akhirnya merka berhasil dan sandang panagan merekapun tercukupi. Mereka mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam bercocok tanam, sehingga banyak orang berdatangan ketempat mba Bandung untuk ikut bercocok tanam.  Semakin hari semakin banyak orang yang tertarik ingin ikut bercocok tanam di tempat mbah bandung dan semakin banyak orang berdatang.karena yang banyak ikut mbah bandungan, maka tempat tersebut di namakan desun bandung diambil dari nama mbah bandung. dukuh kebandungan, desa pengarasan.

Karena mbah jamkasih bisa mendirikan perdukuan yang banyak maka terjadilah perebutan wilayah dengan mbah bandung. Mbah bandung merasa dikalahkan oleh mbah jamkasih digunakanlah kesaktian mbah bandung untuk menghancurkan perdukuah tiba-tiba terjadilah kebakaran yang hebat dan menghabiskan perdukuhan tersebut sampai rata dengan tanah dan tak tersisia sedikitpun .sehingga orang-orang pedukuhan tersebut berbondong-bondong pindah ke dukuh kebandungan.maka penduduk dukuh kebandungan semakin banyak.sedangkan mbah jamkisah tetap menetap di daearah yang sudah di hancurkan dan sekarang dikenal masyarakat mbah dalem. Dikarenakan duku kebandungan banayak penduduknya maka ingin berdidi sendiri maka resmilah dukuh kebandungan menjadi desa kebandungan.

Visi

“Terwujudnya Desa swasembada pangan menuju masyarakat maju dan makmur di dikung oleh sarana prasarana trasportasi yang memadai sampai tahun 2015”

“Terwujudnya Desa Swasembada padi menuju masyarakat maju dan makmur di dukung oleh sarana prasarana transportasi yang memadai sampai tahun 2015”

Misi

  1. Meningkatkan hasil pertanian
  2. Meningkatkan kwalitas sumber daya manusia (SDM disegala bidang)
  3. Meningkatkan semua sarana dan prasarana transfortasi
  4. Meningkatkan pendapatan masyarakat